Perayaan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Desa Tunjuk merupakan wujud nyata komitmen pemerintah desa dan seluruh krama Desa Tunjuk dalam melestarikan, mengembangkan, serta memuliakan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan tanggung jawab generasi muda terhadap budaya Bali, sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah arus globalisasi. Melalui Perayaan Bulan Bahasa Bali, diharapkan nilai-nilai kearifan lokal Bali tetap hidup, berkembang, dan diwariskan secara berkesinambungan.
Pada tahun 2026, Perayaan Bulan Bahasa Bali VIII di Desa Tunjuk dirangkaikan dengan berbagai wimbakara (lomba) yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu:
1 . Wimbakara Gending Rare Tingkat TK,
bertujuan menumbuhkan minat dan bakat anak-anak usia dini dalam seni tembang tradisional Bali, serta membangun karakter, keberanian, dan kreativitas sejak dini.
2 . Wimbakara Nyurat Aksara Bali Tingkat SD,
sebagai sarana meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Bali secara benar, rapi, dan sesuai kaidah, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap aksara warisan leluhur.
3 . Wimbakara Pidarta Bahasa Bali Tingkat SMP,
sebagai media pengembangan kemampuan berbahasa Bali secara lisan, melatih keberanian berbicara di depan umum, serta meningkatkan pemahaman nilai-nilai budaya dan etika dalam berbahasa Bali.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan Perayaan Bulan Bahasa Bali VIII di Desa Tunjuk Tahun 2026 dapat menjadi momentum strategis dalam memperkokoh pelestarian budaya Bali, sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan berwawasan lokal.